Minggu, 28 Februari 2010

berkiblat ke barat?

apa yang terpikirkan dari fakta berikut (diambil dari Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam oleh Perhimpunan Dokter Penyakit Spesialis Penyakit Dalam Indonesia:

Pola penyakit saat ini, dapat dipahami dalam rangka TRANSISI EPIDEMIOLOGIS, suatu konsep mengenai PERUBAHAN POLA KESEHATAN DAN PENYAKIT. Pada negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, ada 3 periode yang menandai transisi ini:

Periode I : Era pestilence dan kelaparan. Dengan kedatangan orang-orang barat ke Asia pada akhir abad ke 15 , datang pula penyakit-penyakit menular seperti pes, kolera, influenza, tuberkulosis dan penyakit kelamin, yang meningkatkan angka kematian. Harapan hidup bayi dan pertambahan penduduk rendah pada saat itu.

Periode II : pandemi berkurang pada akhir abad ke 19. Dengan perbaikan gizi, higiene, serta sanitasi, penyakit menular berkurang dan mortalitas menurun. Rata-rata harapan hidup pada waktu lahir meningkat dan jumlah penduduk seperti di Pulau Jawa nampak meningkat.

Periode III : periode ini merupakan era penyakit degeneratif dan pencemaran. Karena komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat barat serta adopsi cara kehidupan barat, penyakit-penyakit degeneratif, seperti hipertensi, penyakit kardiovaskuler dan diabetes mellitus meningkat. tetapi apabila kontak dengan barat kurang, seperti di daerah pedesaan, penyakit-penyakit tersebut umumnya jarang ditemukan.

kesimpulannya : berkiblat ke barat = hidup tak sehat!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar